3 Pemain Yang Berpotensi Merusak Harga Pasar Premier League

investigateur.info – Premier League boleh terbilang menjadi sebuah liga kompetitif yang banyak menghasilkan pemain-pemain top eropa. Salah satunya seperti Cristiano Ronaldo & Eden Hazard. Kedua nama pemain tersebut melambung tinggi berkat kepiawaiannya mengolah si bundar dan berlaga di Liga Inggris tingkat atas.

Kini, klub-klub liga premier terkenal karena sering menghamburkan uang untuk meningkatkan taraf pemain baru di jendela transfer. Salah satu klub yang paling gila dalam membelanjakan uang untuk mendatangkan pemain baru adalah Manchester City.

Tim manapun yang ditangani oleh Pep Guardiola tercatat pernah membelanjakan pemain dengan nominal yang fantastis. Seperti gelandang asal spanyol yang mereka boyong dari Atletico Madrid, Rodri.

Transfer pemain tersebut mencapai angka 70 Juta Euro. Sedangkan rivalnya Tottenham Hotspur tercatat membeli pemain dari prancis Tanguy Ndombele seharga 60 juta Euro.

Saga Bursa Transfer ini tidak akan ditutup hingga 8 Agustus 2019. Oleh karena itu, mungkin beberapa tim papan atas akan membelanjakan dana anggaran klub untuk mendatangkan pemain baru yang berpotensi mendongkrak populartitas klub.

Berikut beberapa pemain yang kemungkinan akan dibeli dengan jumlah mahal di Liga Premier.

Wilfried Zaha (C. Palace – Arsenal / Everton)

Pemain asal Pantai Gading ini dikabarkan tengah mencari klub baru untuk melanjutkan karirnya di Premier League. Beberapa klub besar seperti Arsenal, Tottenham Hotspur hingga Everton dikabarkan tengah mempersiapkan penawaran terbaik untuk menggaet Mantan bintang Manchester united ini.

Namun sepertinya Crystal Palace memberikan harga awal yang tinggi senilai 70 Juta Pounds agar klub yang berencana meminangnya dapat terealisasikan. Dikabarkan Evertonlah yang paling menginginkan jasa dari pemain berusia 26 Tahun ini.

Bruno Fernandes (Sporting Lisbon – Manchester United / Liverpool)

Pemain asal Portugal ini digadang-gadangkan akan menjadi proyek Utama Manchester United. Meskipun demikian, Manchester united dilaporkan belum membuat sejumlah tawaran untuk pemain berusia 24 tahun ini.

Melihat pergerakan yang begitu lambat, Rival sejati setan merah, Liverpool telah membuat penawaran untuk wonderkid yang bermain di sporting Lisbon tersebut.

Sejumlah prediktor memprediksikan nominal 65 Juta Pounds cukup setara untuk mendapatkan jasa Bruno Fernandes.

Harry Maguire ( Leicester City – Manchester United)

Harry Maguire merupakan sosok yang tepat untuk menggantikan Eric Baily yang sedang mengalami cedera Serius. Terakhir dikabarkan Leicester City memasang harga 70 Juta Pounds untuk mendapatkan servisan pemain asal Inggris tersebut.

Keuntungan Meroket, Barcelona Konfirmasi Pembengkakan Pada Finansial

investigateur.info – Barcelona merupakan tim raksasa spanyol yang dikenal sebagai rival abadi Real Madrid. Meskipun sama sama klub raksasa namun Barcelona masih kalah jauh dari Real Madrid soal Pendapatan dan Pengeluaran. Barcelona selama periode 2018 s/d 2019 mencatatkan keuntungan lebih dari 60 Miliar saja.

Meski demikian Barcelona mampu menjalani musim 2018/19 dengan baik dan mempertahankan gelar La Liga. Namun tetap saja Barcelona mengalami kekecewaan berat setelah gagal mendaratkan piala Liga champion & Copa Del Rey ke Camp Nou.

Tercatat Barcelona mendapatkan pendapatan yang berangsur-angsur naik. Dilansir dari Marca, Barcelona berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar 990 juta Euro dalam perjalanan musim 2018/19. Nilai tersebut bisa didapatkan dari berbagai sumber, salah satunya kontrak kerja Barcelona dengan berbagai Sponspor.

Sponsor Utama hingga kini adalah Rakuten. Salah satu sponsor terbesar yang meletakkan nama perusahaannya di Jersey Barcelona. Rakuten sendiri terikat kontrak dengan Barcelona dengan nilai kisaran 230 juta euro. Sementara itu ada juga Sponsor BEKO  yang ikut berpartisipasi dengan nominal 53 Juta Euro.

Akan tetapi, Barcelona mengkonfirmasikan bahwa mereka mengalami pembengkakan pada nominal pengeluaran tim. Salah satunya dengan Gaji pemain yang tinggi hingga pemotongan pajak dan biaya administrasi. Terhitung dengan segala potongan tersebut Barcelona hanya mampu menerima keuntungan bersih 50 miliar saja.

Nominal tersebut tergolong turun apabila dibandingkan dengan pendapatan musim lalu.

Pemain Bergaji Tinggi Yang Gagal Bersinar

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Barcelona merupakan klub yang tidak pernah menghamburkan uangnya dengan membeli pemain-pemain top eropa dengan harga tinggi. Mereka biasanya selalu memasok pemain muda bertalenta dari Akademi La Masia, Namun belakangan ini Barcelona seakan-akan ingin menunjukan taringnya dengan ikut memanaskan jendela transfer musim panas ini.

Seperti kasus kepergian Neymar dari Barcelona ke PSG, Barcelona mampu mendapatkan keuntungan bersih hingga 230 Juta Euro. Uang tersebut ternyata digunakan Barcelona untuk menggaet Pemain Sayap Liverpool Philipe Coutinho & Ousmane Dembele dari Rennes.

Kedua pemain tersebut merupakan contoh nyata investasi gagal milik Barcelona. Kini para supporter tengah menanti keajaiban dari Antoine Griezmann, Mereka berharap bahwa dengan didatangkannya Griezmann ke Camp Nou dapat memberikan suatu kehidupan menarik yang lain.

Co-Founder Blizzard Meninggalkan Perusahaan

Co-Founder Blizzard Meninggalkan Perusahaan. Dari tahun lalu sudah mulainya indikasi bahwaBlizzard Entertainment sedang mengalami masa yang sangat sulit untuk menarik fans baru.Pendekatan sudah cukup banyak mereka lakukan mulai dari menambakan fokus kedama mobilegaming dan kesulitan tersebut memaksa mereka melakukan struktur ulang tenaga kerja.

Banyaknya perubahan yang dilakukan dan salah satu co-founders dari perusahaan tersebut akhirnyamemutuskan untuk mengundurkan diri Frank Pearce yang merupakan Co-founder dari Blizzard Entertainment telah mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan perusahaan tersebut.

Pearce adalah co=founder kedua yang mengundurkan diri akhir-akhir ini. Dengan mantan President Blizzard Mike Moriamejuga memutuskan mengundurkan diri di akhir tahun 2018. J. Allen Brack yang merupakan pengganti Mike moriame sebagai presiden memberikan pernyataan bahwa Pearce menghabiskan kebanyakan waktunya bekerja dibalik layar dan dia memegang peranan penting mengubah perusahaan menjadi yang sekarang ini Pearce, Allen Adham bersama Moriame mendirikan perusahaan bernama Silicon & Synapse, Inc.

Sebelum mengubah namanya menjadi Blizzard Entertainment di tahun 1994. Perusahaan tersebut sangat dikenal dengan seri gamenya Warcraft, Diablo dan StarCraft begitu juga dengan game MMOnya yang paling sukses World of Warcraft Beberapa tahun ini mengalami perubahan yang cukup drastis dalam visi perusahaan dan berdampak kepada lapangan kerja secara global.

Anak Perusahan dari Activision Blizzard harus menanggung permberhentian karyawan yang sangat banyak hampir mencapai 800 perkerja. Padahal mereka mencetak rekor pendapatan tahunan ditahun 2018, Salah satu alasan keputusan tersebut karena menduga akan ada penurunan pendapatan ditahun ini.

Karena Activision dan Bungie baru saja memutuskan kerja sama mereka dan perusahaan tersebut sangat terlihat kekurangan game baru yang direncanakan rilis tahun 2019 Hal lain yang membuat mereka sangat kesulitan saat ini adalah pada saat Blizzcon 2018.

Dimana mereka mengumumkan game eksklusig mobile yang berjudul Diablo Immortal. Dan mereka mendapatkan kritikan yang cukup keras dari para fans mereka. tetapi kelihatannya hal tersebut tidak menghambat visi dari perusahaan tersebut.

Karena semua game Blizzard kemungkinan besar akan ada di mobile di masa yang akan datang karena popularitas dari Hearthstone beberapa tahun ini Sangatlah jelas kenapa Blizzard Entertainment bukanlah perusahaan yang sama seperti perusahaan tersebut ketika mereka berjaya.

Dan sangat berkemungkinan besar bahwa mereka akan mengalami masa yang cukup sulit untuk sementara ini. Saat ini divisi esports perusahaan tersebut jugamengalami masalah. Yang disebabkan oleh adanya pemecatan dan kesalahan manajemen oleh pimpinannya.

Hal ini membuat banyak pekerja dari Activision Blizzard esports meninggalkan pekerjaan mereka karena hilangnya motivasi atau semangat bekerja. Walaupun benar bahwa orang-orang akan selalu datang dan pergi di tempat kerja. Tetapi waktu yang cukup dekat tersebut Moriame dan Pearce juga memutuskan untuk meninggalkan perusahaan dan mengatakan bahwa sangat banyak perubahan terjadi Di Blizzard